Baca-baca Dulu dan Harus Sabar

Diarsipkan dalam kategori: Tip Lain tanggal: 2 September 2008 oleh Mbah Dewo

Judul tulisan ini mirip dengan tulisan yang selalu muncul di sidebar kanan, dibawah tulisan Konsultasi melalui Yahoo!Messenger. Maksud dari tulisan tersebut adalah, bahwa saya mewajibkan orang-orang yang ingin bertanya/berkonsultasi melalui Yahoo!Messenger untuk membaca-baca dulu artikel / tutorial Photoshop di blog ini. Hal ini karena mungkin yang ingin ditanyakan sudah pernah saya tuliskan tutorialnya.

Yang kedua, saya meminta agar tidak melakukan BUZZ! karena saya selalu kaget. Selain itu saya mempunyai pendapat bahwa melakukan buzz itu seperti memaksakan agar orang yang sedang kita ajak chatting segera menanggapi kita. Jadi menurut saya, itu tidak sopan dan hanya pantas dilakukan pada teman-teman yang memang benar-benar akrab saja.

jangan nge buzz

Saya setiap kali online dengan YM, itu biasanya saya sambil kerja. Entah sedang ngedit gambar, atau mengupdate situs blog saya yang lain. Jadi mohon sabar menunggu jawaban saya. Saya sendiri tidak suka chatting, fasilitas Yahoo!Mesengger di blog ini hanya saya gunakan untuk tujuan konsultasi gratis saja.

Kemudian untuk mengantisipasi agar para pembaca mau membaca-baca dulu blog ini sebelum bertanya menggunakan Yahoo!Messenger, maka saya memberikan 2 buah pertanyaan yang harus dijawab pada saat melakukan chatting dengan saya. Yaitu a) Siapa nama anak saya; dan b) Berapa penyebab komentar saya hapus.

Jawaban pertanyaan di atas bisa didapat pada halaman Tentang dan halaman Kesepakatan dan Aturan Penggunaan (sengaja tidak saya buat tautan dari halaman ini kesana, agar bisa mencari sendiri).

Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tujuan saya melakukan ini adalah agar saya tidak terlalu repot menerangkan dari awal hal-hal yang sudah saya jelaskan di blog ini. Selain itu juga ingin membuat agar para pembaca terbiasa mencari-cari dulu sendiri baru bertanya setelah tidak menemukan.

Dengan tulisan ini saya juga sekaligus ingin meminta maaf jika ada yang tersinggung karena saya diamkan saja waktu mengajak chatting tapi tidak bertujuan konsultasi. Itu karena saya tidak suka chatting.

Sudah lama saya memang benar-benar jengkel kalau sedang online kemudian tiba-tiba ada orang nge-Buzz!. Sampai pada 2 minggunan ini saya jarang online. Dan pemicu saya menulis tulisan ini adalah beberapa hari kemarin, waktu ada yang sedang menanyakan masalahnya tentang Photoshop, saya juga sedang asyik mengikuti apa yang beliau utarakan, e.. tiba-tiba beliau dengan santai ngebuzz di akhir tulisannya. Betapa kaget dan sangat dongkol.

UPDATE – tanggal 3 September 2008
Agar tidak terlalu merepotkan maka akhirnya tulisan ini saya update, dengan menghapus dua buah pertanyaan yang harus dijawab tersebut. Namun sebagai gantinya, keterangan / tombol informasi Yahoo!Mesenger tersebut hanya saya letakkan di halaman tertentu saja.




14 Responses to “Baca-baca Dulu dan Harus Sabar”

  1. uidn says:

    Eh mbah bleh gak tai YM-nya?
    makasih Mbah

  2. fan's says:

    iya mbah… menghadapai sejuta umat dengan dua juta karakter memang harus mempunyai tiga juta kesabaran. yang ngajak baek-baek ya ditanggapi baek juga, yang tidak baek… lupain aja mbah…
    aku sayang sama embah…… ilmunya top banget.

  3. [...] waktu lalu saya blogwalking (BW) ke beberapa blog. Kebetulan nemu blognya pakar yang menuliskan ‘kerugian’ jadi seleb blog. Memang sulit menjadi seleb blog, terutama yang bener-bener ahli, bukan sekedar seleb karena [...]

  4. ela says:

    ya…yang sabr aja deh mas dewo,eh……mbah dewo maksudna.itulah kalo orang mau sukses pasti banyak halanganya,ya…jujur aja ya….dengan banyaknya orang nge BUZZ itu artinya sudah banyak orang yang tertarik sama mbah dewo(artikel tentang PhotoShop/Ilmunya)pokoknya buat mbah dewo maju terus pantang mundur……!Ela in the Batam Is-Land

    • Sadewo says:

      Mas atau mbah sama saja mbak ela. Semoga besok bisa benar2 sukses dan bisa punya Costumer Service sendiri untuk menjawab YM.
      :D

  5. Sadewo says:

    Buat Ari: Kalau Anda sudah mengalami sendiri, baru akan terasa kalau tidak aneh.
    Kemarin sudah kepikiran mau dicopot saja, tapi saya kasihan pada orang2 yang benar2 ingin berkonsultasi langsung saat kesulitan.
    Rencananya bulan2 depan akan saya copot juga. Daripada setiap kali mau online sudah deg2an bakal ada yang ngebuzz atau tidak.

    Dulu saya senang kalau melayani orang yang sedang berkonsultasi lewat YM. Karena pertanyaannya memang nyambung. Tapi lama2 pertanyaannya semakin menyimpang dari blog materi blog ini. Dan banyak yang jarang membuka blog ini apalagi sampai membaca2. Sampai ada yang nama saya saja tidak tahu, ada juga yang bertanya saya sudah posting lagi atau belum.
    Ada sebuah tulisan saya yang isinya tanya jawab aneh yang terjadi saat para pengunjung berkonsultasi, sampai sekarang masih saya simpan di draft, mungkin tidak akan saya publish.
    Selain sebab diatas, ada juga yang sering membuat saya merasa repot, itu karena hampir sebagian besar dari para penanya kesulitan untuk mengungkapkan permasalahannya lewat YM. Sehingga baik penanya maupun saya sendiri bingung tentang apa yang dibahas.

    Tentang memberikan link ke artikel di blog ini, itu saya lakukan sejak lama, saya cuma jadi semacam katalog hidup blog ini.

    Seandainya hidup saya semua serba gratis, saya tidak perlu kerja apa2, dan saya akan enak2an melayani orang yang berkonsultasi.

  6. Ari says:

    Mas, saya udah baca artikel kaya gini di Isnaini juga aneh bagi saya. kalo nggak suka chatting ngapain dipasang YM. Kalo mas bilang cuma untuk konsultasi secara gratis, bantulah dengan sepenuh hati, kalo ada yang nanya dan sekiranya mas udah tulis kasi aja link ke artikel tsb. Memang agak repot sih tapi saya yakin blog ini akan lebih besar.
    Kalo tentang ngeBuzz, saya ngertilah mungkin ada yang kagetan.
    Saya bukannya marah loh mas, cuma urun pendapat aja. Saya sendiri tidak pernah nanya lewat chatting biasanya saya search di blog ini atau di google.
    Keep doin’ the good work!

  7. Sadewo says:

    Buat aisalwa: Cuma ingin mengingatkan saja agar mau membaca2 dulu kok. Karena kalau terbiasa langsung bertanya itu malah membuat orang kurang kreatif dan takut mencoba2. Kadang dengan mencoba2 dan mengalami masalah justru bisa menemukan solusinya.
    Biasanya kalau saya mengajar di kelas pun tidak langsung menjawab pertanyaan, tapi saya pandu siswa2 saya agar bisa menemukan jawabannya sendiri.
    Buat Andi Setiawan: Untuk Page maker saya belum bisa menuliskan tutorialnya. Kalau mau belajar Pagemaker dari saya, Anda bisa menghubungi Smile Group, kebetulan saya mengajar Pagemaker juga disana.

  8. Andi Setiawan says:

    Mas Kasih bahasan mengenai page maker dunk…..
    Soal nya lagi belajar nihhh
    makasih

  9. aisalwa says:

    ehm ….. duhh jadi tersindir nih. Maaf ya Mbah jika selama ini sapaanku menggangu SiMbah. Tapi perasaan aku gak pernah pake Buzz deh …

    Pohon nangka berbuah duren … Mohon maaf Lahir dan Bathin deh …

    NB : aku juga gak suka chatting !!!

Leave a Reply