Dipublikasikan tanggal 28 May 2008
Ditulis dalam kategori Tutorial Photoshop Dasar, oleh Sadewo

Tutorial Photoshop kali ini akan kita gunakan untuk belajar cara mengubah ukuran gambar. Seringkali saat kita akan menggunakan sebuah gambar, kita mendapatkankan ukurannya tidak sesuai dengan keinginan kita. Cara untuk mengubah ukuran gambar dalam Photoshop, selain menggunakan Crop Tool, adalah dengan menggunakan menu Image > Image Size.

Sebagai contohnya, bukalah sebuah gambar dengan Photoshop. Kemudian pilihlah menu Image > Image Size. Akan nampak kotak dialog seperti berikut ini:

ukuran gambar pada photoshop 1

Untuk mengubah ukuran gambar, Anda tinggal mengganti saja satuan ukur pada kotak dialog tersebut, misalnya diganti dengan pixels atau dengan percent. Kemudian ubah nilai angka pada Width ataupun Height.

Jika yang ingin dilakukan hanyalah mengubah ukuran resolusi gambarnya saja, maka hilangkan dulu tanda cek pada Resample Image, kemudian ubah ukuran resolusinya. Dengan cara ini maka resolusi dapat diubah namun ukuran panjang dan lebar foto akan tetap.

ukuran gambar pada photoshop 2

Beberapa pilihan Resample Image

Ada beberapa mode pilihan resample image, pilihan ini sudah ada pada Phtoshop versi CS maupun sebelumnya, namun dulu saya tidak begitu memperhatikan beberapa pilihan ini. Baru setelah saya mengggunakan Photoshop yang versi CS3, saya perhatikan adanya beberapa pilihan ini. Karena pada versi CS3, ada keterangan tambahan di belakang nama-nama tiap mode ini.

Nearest Neighbor (preserve hard edges)
Digunakan untuk mengubah ukuran gambar secara cepat, dengan cara membuat duplikat pixel-pixel yang berdekatan letaknya. Mode ini akan efektif digunakan pada gambar-gambar yang pada bagian tepiannya berbentuk lurus.

Bilinear
Digunakan untuk mengubah ukuran gambar / foto dengan cara menambahkan beberapa pixel secara otomatis yang warnanya didapat dari warna rata-rata tiap pixel yang berdekatan.

Bicubic (best for smooth gradients)
Digunakan untuk mengubah ukuran foto dengan cara yang lebih halus dari pada dua mode tersebut diatas. Pengubahan pixel yang digunakan lebih rumit dan menggunakan perhitungan nilai-nilai pixel yang berdekatan. Mode ini cocok digunakan untuk mendapatkan hasil gambar yang halus.

Bicubic Smoother (best for enlargement)
Digunakan untuk memperbesar ukuran foto dengan hasil yang lebih akurat. Mode ini menggunakan cara yang mirip dengan Bicubic.

Bicubic Sharper (best for reduction)
Digunakan untuk memperkecil ukuran foto dengan hasil yang lebih akurat. Sama seperti mode sebelumnya, mode ini juga menggunakan perhitungan pixel dalam mode Bicubic.

Catatan
Gambar yang sudah diubah-ubah ukurannya akan selalu mengalami penurunan kualitas, dan hal ini memang tidak bisa diantisipasi. Oleh karena itu, usahakan untuk menggunakan gambar dengan ukuran yang lebih sesuai ukurannya saat kita membuat sebuah desain gambar. Sehingga pengubahan ukuran, jika perlu dilakukan, tidaklah terlalu banyak dilakukan.

Seperti halnya jika kita akan membeli sebuah barang, dengan dua pilihan: barang yang asli dari pabrik, dan barang bekas yang hasil diservis. Tentu secara umum kita akan memilih barang yang cari pabrik. Seperti itu juga gambar / foto yang akan kita edit.

Saat kita mengubah ukuran gambar dengan Photoshop, jika pengubahan tersebut adalah memperkecil uuran gambar / foto maka akan ada beberpa informasi pixel gambar yang dihilangkan. Sedangkan jika pengubahan tersebut adalah memperbesar ukuran gambar, maka akan ada beberpa pixel yang ditambahkan secara otomatis oleh Photoshop.

Akan lebih baik jika gambar yang akan diubah resolusinya tersebut dipindai (scan) ulang saja dengan ukuran resolusi yang lebih sesuai. Namun jika tidak bisa dipindai, ya gunakan saja Photoshop seperti keterangan diatas.

Tutorial yang terkait

    Kembali ke atas   


Publikasi Ulang

Kopi-Paste kode berikut jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil.
DILARANG memodifikasi sebagian atau seluruh bagian dari kode ini.

Pencarian Pengunjung


Komentar

andhy pada tanggal 29 May 2008, pukul 3:23 pm #

top abis mbah..sebagai seorang pemula saya harus banyak belajar dari master seperti anda…thankyu peri mac


Sadewo pada tanggal 30 May 2008, pukul 12:15 am #
Buat andhy: Terimakasih kembali.

riezzal malaysia pada tanggal 31 May 2008, pukul 12:02 pm #

Apa yang paling penting sebagai basic untuk belajar photoshop?


muryanto pada tanggal 31 May 2008, pukul 5:07 pm #

Wah bagus banget mbah, makasih atas tutorialnya ya, . . . .


Sadewo pada tanggal 31 May 2008, pukul 8:36 pm #
Buat riezzal malaysia: Melatih logika dengan bermain puzzle dan memotong2 gambar.

Buat muryanto: Terima kasih kembali.


Budhy Costha pada tanggal 2 June 2008, pukul 9:07 am #

wah tutorialnya sangat bermanfaat bagi saya…makasih banyak yach mbah……….
Bushy Costha
Timor-Leste


Sadewo pada tanggal 2 June 2008, pukul 1:01 pm #
Buat Budhy Costha: Terima kasih kembali.

iswan pada tanggal 4 June 2008, pukul 7:20 am #

salam kenal mbah…
sebenernya udah lama mengikuti perkembangan artikel situ, tapi baru sekarang mood tuk kasih komen,
thanks mbah..artikel nya bermanfaat bgt


Sadewo pada tanggal 4 June 2008, pukul 9:25 pm #
Buat iswan: Terima kasih kembali.

andhy pada tanggal 12 June 2008, pukul 3:35 pm #

mbah aku sudah nyoba efek tetes air tapi kok ngga bisa y?apa ada trik yang lewat?klo ngga salah terkhir pake trik warp?itu dimana? di style?trimz


Sadewo pada tanggal 13 June 2008, pukul 12:07 pm #
Buat andhy: Iya. Kalo tidak jadi, berarti ada langkah yang mungkin terlewati, dicoba lagi diikuti tiap langkah2nya. Tentang warp mode, itu diterapkan pada tulisannya (baru langkah 10, belum sampai pada penggunaan style).

Puji Suswanto pada tanggal 22 June 2008, pukul 2:21 pm #

Mbah kalo mbuka gambar dengan resolusi rendah, terus disimpen kembali dengan resolusi tinggi apa bisa ?


Sadewo pada tanggal 22 June 2008, pukul 6:30 pm #
Buat Puji Suswanto: Secara matematis bisa saja dilakukan dengan Photoshop. Tapi kualitas gambar tetap saja berkurang.

Bambang S pada tanggal 16 July 2008, pukul 9:21 am #

Artikelnya bagus2, mau nanya kalau mau resize banyak gambar apa bisa / bagaimana caranya? Trims sebelumnya.


Sadewo pada tanggal 16 July 2008, pukul 1:11 pm #
Buat Bambang S: Jika gambarnya banyak, pertama dibuat dulu action untuk mengubah ukurannya, tentang action bisa dibaca disini.
Kemudian kumpulkan semua gambar yang akan diatur dalam sebuah folder.
Kemudian pilih File > Automate > Batch. Pada kotak dialog Batch, pilih nama action yang sudah dibuat tadi dan nama foldernya. Klik OK untuk menjalankan action pada semua file dalam folder tersebut.

Beri masukan
Nama:
Email:
Website:
Komentar: